Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Alasan Polisi Tetapkan Gus Idris Tersangka Pelecehan Model Konten Sumpah Pocong
Advertisement . Scroll to see content

Pelecehan Seksual, Aktivis: Kampus Sudah Tak Aman untuk Perempuan

Rabu, 29 Mei 2019 - 08:34:00 WIB
Pelecehan Seksual, Aktivis: Kampus Sudah Tak Aman untuk Perempuan
Aksi menuntut pemecatan dosen cabul di USU Medan. (Foto: iNews.id/Stepanus Purba).
Advertisement . Scroll to see content

MEDAN, iNews.id - Aktivis perempuan di Sumatera Utara (Sumut), Medan Women March Mdn, menyoroti kasus dugaan pelecehan seksual dosen terhadap sejumlah mahasiswi di Universitas Sumatera Utara (USU).

Seorang aktivis, Wina Khairina mengatakan, sangat disayangkan mengapa kasus ini belum juga selesai. Padahal korban butuh keadilan atas masalah yang menimpanya.

"Pelaku (dosen) juga hanya mendapatkan sanksi berupa skorsing tulisan tanpa kop surat," kata Wina kepada wartawan di Kota Medan, Sumut, Rabu (29/5/2019).

Menurut dia, kasus yang terjadi di Fisip USU merupakan kasus pelecehan seksual karena struktur relasi kekuasaan antara dosen dan mahasiswa. Persoalan ini sangat sulit diungkap karena korban kerap kali merasa takut dan terancam.

Kondisi inilah yang menyebabkan kasus-kasus pelecehan seksual di USU berlangsung langgeng dan tidak mampu dilawan mahasiswa.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut