Pasutri Tewas di Jembatan Labuhanbatu, Diduga Dibunuh lalu Jasadnya Digantung
Diduga pelaku sengaja menggantung kedua jasad korban untuk mengelabui sekaligus menghilangkan aksi jahatnya, sehingga dikira bunuh diri.
Saat ini kedua jasad korban sudah dibawa ke Labuhanbatu dan masih dalam proses penyelidikan petugas Polres Labuhanbatu.
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polsek Bilah Hilir Ipda Sahat Lumbangaol mengatakan, kedua mayat itu pertama kali ditemukan Hendra Polo Sianturi (37) dan Amo Nainggolan (49). “Keduanya karyawan Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) PT Sepadan,” ujar Sahat.
Sahat mengatakan, penemuan kedua mayat suami istri itu bermula saat saksi Hendra Polo Sianturi dan Amo Nainggolan melintas dari Jembatan Sei Kalundang, sekitar pukul 06.40 WIB tadi.
Keduanya kaget melihat ada dua mayat tergantung di Jembatan Talihoran. Namu untuk memastikan, mereka kemudian mendekat ke lokasi mayat tergantung.
“Kami masih menyelidiki kasus kematian kedua korban. Petugas juga masih mencari sanak keluarganya untuk menyampaikan soal kejadian tersebut,” ujar Sahat.
Editor: Kastolani Marzuki