Usai Raih Emas Olimpiade, Viktor Axelsen malah Ucapkan Selamat kepada Anak Karo Ini
Prestasi ini berhasil membuat nama Alxelsen harum di dunia bulu tangkis Benua Biru. Dia menjadi pebulutangkis asal Eropa pertama yang berhasil merebut medali emas sejak Olimpiade Atlanta 1996.
Uniknya, pada Olimpiade Atlanta 1996, medali emas cabang olahraga bulutangkis tunggal putra diraih oleh wakil Denmark, Poul-Herik Hoyer Larsen. Saat itu Larsen berhasil merebut medali emas usai mengalahkan wakil China, Dong Jiang.
Setelah 25 tahun lamanya, Axelsen berhasil mengikuti jejak Larsen. Dia juga berhasil membalaskan dendamnya kepada Chen Long saat Olimpiade Rio 2016 lalu.
Axelsen dikalahkan oleh Chen Long pada babak semifinal olimpiade tersebut dengan skor 14-21 dan 15-21. Alhasil dia harus kehilangan medali emas pada debut perdananya di Olimpiade.
Semuanya terbayar sudah. Axelsen berhasil merebut medali emas dari Chen Long di Olimpiade Tokyo 2020. Dirinya juga berhasil memutus dominasi pemain Asia yang menjadi langganan juara pada ajang olimpiade cabang olahraga bulutangkis setelah 25 tahun silam.
"Saya beruntung dikelilingi oleh orang-orang terbaik di dunia yang terus mendukung saya dalam suka dan duka. Aku tidak akan berada di sini tanpamu. Saya tidak bisa berterima kasih kepada semua orang, tetapi Anda tahu siapa Anda. TERIMA KASIH!" lanjut caption Axelsen.
"Saya akan menantikan untuk merayakan kemenangan ini dengan orang-orang terdekat saya dan saya sangat bersemangat untuk perjalanan ke depan - baik di dalam maupun di luar lapangan." tulisnya.
Editor: Maria Christina