Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dramatis! IRT di Tapsel Ditangkap Bawa Ganja 3 Kg, Sang Anak Menangis Histeris
Advertisement . Scroll to see content

Nadiem Makarim Minta PTM di Sumut Digenjot hingga 80 Persen

Selasa, 26 Oktober 2021 - 11:16:00 WIB
Nadiem Makarim Minta PTM di Sumut Digenjot hingga 80 Persen
Mendikbud Ristek Nadiem Makarim bersama Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat rapat koordinasi, Senin (25/10). (Foto:ANTARA)
Advertisement . Scroll to see content

MEDAN, iNews.id - Menteri Pendidikan, Kebudyaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menggenjot pembelajaran tatap muka (PTM) hingga 80 persen. Saat ini, sekolah yang mengelar PTM di Sumut baru mencapai 47 persen yang didominasi SMP dan SMA.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengatakan pihaknya akan memperluas pelaksanaan PTM di Sumut ke tingkat SD dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Namun upaya tersebut baru akan dilakukan capaian vaksinasi pelajar sudah sesuai target yang ditetapkan. 

“Kami akan upayakan mempercepat vaksinasi untuk pelajar, sejak kurang lebih tiga bulan lalu kita terus dorong ke pelajar agar PTM semakin luas. SD dan PAUD kita akan pertimbangkan karena anak-anak ini sangat butuh tatap muka di usianya,” kata Gubernur Edy Rahmayadi, Senin (25/10/2021). 

Hingga 23 Oktober 2021 kata Edy, ada 22 kabupaten/kota di Sumut yang berada di level 3, kemudian sembilan  kabupaten/kota level 2 dan dua kabupaten/kota level 1. Sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri PTM bisa dilakukan daerah di bawah level 4. Karena itu, Pemprov Sumut akan mendorong peningkatan PTM terbatas dan memperkuat pengawasan protokol Kesehatan.

“Tentu ada persyaratan yang harus dipenuhi seperti vaksinasi tenaga pengajar dan pelajar. Belajarnya juga dua kali seminggu dan dua jam per hari, dan tidak diperbolehkan buka kantin. Kita akan dorong sekolah-sekolah untuk memenuhi syarat-syarat PTM,” kata Edy.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut