Mengenal Seni Gorga, Lukisan Jiwa Suku Batak yang Penuh Makna Filosofis
Sehingga, kayu jenis ini tidak cepat rusak atau lapuk, mengingat Gorga biasanya terdapat pada luar rumah adat Batak.
Kayu Ungil yang dipakai untuk membuat seni Gorga juga biasa dipakai untuk pembuatan kapal di Danau Toba. Jenis kayu ini juga menjadi pilihan para pengrajin kayu di daerah Tuk-tuk.
Selain kayu ingul, pengrajin juga menggunakan kayu humbang. Gorga bagi masyarakat Batak bukan hanya sekedar hiasan. Namun, terdapat arti penuh makna pada setiap motifnya.
Oleh karena itu, Gorga sering disebut sebagai lukisan jiwa orang batak yang membuat atau yang memilikinya.
Arti di setiap motif mencerminkan falsafah maupun pandangan hidup orang Batak yang suka gotong royong, musyawarah, suka berterus terang, terbuka, dinamis dan kreatif.