Marak Bangkai Babi di Sungai, Pedagang Ikan di Medan Gulung Tikar
“Agar masyarakat tidak takut makan ikan. Karena sepinya orang belanja ikan, sangat berdampak buruk. Kami buat acara ini agar pemerintah dapat menyosialisasikan agar masyarakat kembali makan ikan,” katanya.
Ratusan ekor bangkai babi itu sebelumnya ditemukan mengambang di sejumlah sungai dan perairan Kota Medan. Hal itu memunculkan isu bangkai-bangkai babi itu dimakan ikan. Bangkai babi diduga mati dan dibuang usai terkena virus Hog Cholera.
Aksi pembuangan bangkai babi sembarangan kembali terjadi di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Kali ini, warga Jalan Sumarsono, Desa Helvetia, Kecamatan Sunggal, Kota Medan, dihebohkan dengan penemuan bangkai hewan ternak itu di pinggir jalan, Senin (25/11/2019). Warga kemudian memberitahukan kepada aparat Desa Helvetia.
Menindaklanjuti laporan dari warga, Kepada Dusun II Desa Helvetia Agus Sutikno langsung bergerak cepat berkoordinasi dengan personel TNI AD. Tim selanjutnya ke lokasi untuk mengevakuasi bangkai babi dan memusnahkannya dengan cara dibakar.
Editor: Kastolani Marzuki