Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pesta Miras Burujung Petaka, Pemuda di Jember Tewas Hanyut di Saluran Air Dam Talang
Advertisement . Scroll to see content

Main Hujan, Bocah 6 Tahun di Pematangsiantar Jatuh ke Parit dan Hilang Terseret Arus

Senin, 27 Juli 2020 - 15:34:00 WIB
Main Hujan, Bocah 6 Tahun di Pematangsiantar Jatuh ke Parit dan Hilang Terseret Arus
Petugas SAR saat masuk ke dalam parit yang menjadi lokasi bocah 6 tahun jatuh dan terseret arus saat hujan. (Foto: iNews/Dharma Setiawan)
Advertisement . Scroll to see content

PEMATANGSIANTAR, iNews.id - Sauqi, bocah berusia 6 tahun hilang saat main hujan di lingkungan rumahnya Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (26/7/2020). Dia diduga terbawa arus saluran air atau parit yang ada di pinggiran jalan.

Kapolsek Siantar Martoba Iptu Amir Mahmud mengatakan, pencarian korban dilakukan sejak pertama kali mendapat laporan kejadian namun belum membuahkan hasil. Lokasi hilang diduga terseret arus berada dekat Masjid Viyata Yudha.

"Jadi ini pencarian hari kedua. Korban diduga terpeleset saat main hujan bersama teman-temannya dan jatuh masuk ke dalam saluran air," ujar Amir, Senin (27/7/2020) siang.

Menurutnya, pencarian korban melibatkan unsur SAR gabungan dari Pos SAR Parapat, Brimob, anggota Polsek, serta petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

"Beberapa warga yang bersimpati juga ikut dalams pencarian ini," katanya.

Selain menyisir sungai, tim juga masuk ke dalam gorong-gorong dalam pencarian tersebut. Tim dibagi dengan radius pencarian sampai sejauh dua kilometer (Km) dari titik awal korban hanyut. Korban jatuh ke saluran air berarus deras saat mandi hujan. Kendati air mulai surut, petugas sampai siang ini belum menemukan korban.

"Untuk kendala tidak ada, namun saat ini masih proses pencarian," ucapnya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut