Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap Penyelundupan Burung Kasturi di Pati, Dijual Rp20-50 Juta per Ekor
Advertisement . Scroll to see content

Lumba-Lumba Mati di Sungai Kualuh, Ini Kata BBKSDA

Kamis, 31 Januari 2019 - 10:51:00 WIB
Lumba-Lumba Mati di Sungai Kualuh, Ini Kata BBKSDA
Petugas dari BBKSDA tengah mengevakuasi lumba-lumba di Sungai Kualuh. (Foto: iNews/Fachrizal).
Advertisement . Scroll to see content

LABURA, iNews.id - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara (Sumut) telah mengevakuasi lumba-lumba berjenis kelamin betina sepanjang 2,5 meter di Sungai Kualuh, Kabupaten Labuhanbatu. Bangkai mamalia tersebut kemudian akan dibawa ke kantor BBKSDA di Kota Medan untuk autopsi.

Ahli spesies lumba-lumba dari BKSDA, Amang Rangga mengatakan, lumba-lumba ini mati karena hidup di perairan air tawar, di mana memang bukan habitatnya. Menurut dia, jenis ini merupakan lumba-lumba air asin.

"Tak hanya itu, ada luka parah di sekitar lubang pernapasan, kemudian kita tidak tahu kapan dia terakhir makan, serta faktor kelelahan karena selalu berenang melawan arus," kata Rangga saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (31/1/2019).

Menurut dia, luka di bagian saluran pernapasan ini juga menyebabkan lumba-lumba ini kehilangan sistem navigasi, itulah mengapa mamalia tersebut tersesat. Meski di beberapa kasus, lumba-lumba jenis punggung bungkuk ini memang kerap menyasar ke perairan sungai, namun tak sampai sejauh di Sungai Kualuh.

"Ini juga kasus yang unik, karena baru pertama kali kita temukan, lumba-lumba air asin menyasar hingga 120 kilometer masuk ke sungai," ujar dia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut