Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir di Tebingtinggi Rusak 966 Rumah, 3.539 Jiwa Terdampak
Advertisement . Scroll to see content

Kunjungi Tebingtinggi, Sandi Ajak Masyarakat Lestarikan Rumah Adat Puri Melayu Sri Menanti

Jumat, 24 Juni 2022 - 22:15:00 WIB
Kunjungi Tebingtinggi, Sandi Ajak Masyarakat Lestarikan Rumah Adat Puri Melayu Sri Menanti
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat mengunjungi rumah adat Puri Melayu Sri Menanti di Tebingtinggi. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

TEBINGTINGGI, iNews.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno meninjau Rumah Adat Puri Melayu Sri Menanti" yang berada di Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara.

Rumah Adat Puri Melayu Sri Menanti merupakan rumah yang dibangun sekitar tahun 1910 oleh Muhammad Nur Rangkuti dan Siti Rahma (anak dari Ali Jambak "Japan Jaidan" pengawal kerajaan Negeri Padang). Kemudian dipugar kembali tahun 1992 oleh Hasyim Nur Thaib dan Zaleha Rangkuti. 

Rumah yang memiliki ciri khas bangunan melayu dengan konsep rumah panggung ini dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul keluarga. Sesuai dengan namanya Puri Melayu Sri Menanti berarti rumah yang selalu menanti kedatangan keluarga besar.

Rumah Adat Puri Melayu Sri Menanti kembali dilakukan pemugaran pada tahun 2000 oleh Yayasan Al Hasyimiyah, yang kemudian dimanfaatkan juga sebagai sanggar seni tari tradisional, silat melayu, dan menenun songket.

"Hari ini saya sangat berbahagia bisa berkunjung ke Rumah Adat Puri Melayu Sri Menanti. Tadi kita lihat beberapa tampilan anak-anak belajar tari melayu dan memiliki potensi sebagai daya tarik wisata budaya dan sejarah. Dan memiliki storynomics yaitu cerita yang akan mampu membuka peluang usaha," kata Menparekraf dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/6/2022).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut