Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Gagalkan Penyelundupan 30 Kg Sabu di Asahan, Kurir Jaringan Malaysia Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Kunjungi Asahan, Arya Sinulingga: Puskesmas di Daerah Butuh Perhatian

Jumat, 28 September 2018 - 09:15:00 WIB
Kunjungi Asahan, Arya Sinulingga: Puskesmas di Daerah Butuh Perhatian
Tokoh masyarakat Sumut Arya Sinulingga saat berfoto bersama tenaga kesehatan dan warga setempat di depan Puskesmas Mandoge, Asahan. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Senada dengan Fahri, seorang tenaga kesehatan sukarelawan yang biasa membantu di Puskemas Mandoge bernama Raura juga mengharapkan perhatian pemerintah. Selain itn, Puskesmas Bandar Pasir Mandoge juga sangat membutuhkan tambahan tenaga kesehatan.

"Kami sangat berharap perhatian dari pemerintah khususnya untuk kami para tenaga kesehatan sukarelawan. Karena sampai saat ini kami sendiri tidak pernah mendapatkan gaji," ucapnya.

Sementara itu, Arya Sinulingga yang mendengar aspirasi dan keluhan masyarakat mengungkapkan, kedatangannya ke Puskesmas Bandar Pasir Mandoge untuk melihat langsung kondisi yang terjadi di daerah, khususnya mengenai pelayanan dan fasilitas kesehatan.

Arya menilai, keberadaan puskesmas harus mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah, baik pusat mau pun provinsi. "Untuk itu kami akan minta agar pemerintah provinsi memberikan bantuan untuk peningkatan pelayanan dan fasilitas kesehatan di Puskesmas ini. Apalagi daerah ini perbatasan Kabupaten Asahan dan Simalungun," ujarnya.

Dia juga meminta agar pemeritah menambah tenaga medis, khususnya dokter untuk membantu pelayanan di Puskesmas Mandoge. "Kami ketahui bersama jumlah penduduk di sini terus bertambah, sedangkan tenaga dokter masih sangat minim," kata Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN)  pasangan Capres dan Cawapres Jokowi-KH Ma'aruf Amin.

Soal keberadaan tenaga kesehatan sukarelawan, Arya berharap ke depan mereka mendapat perhatian dari pemerintah. Dia menilai harus ada solusi cerdas dari semua pihak, entah itu dari pemerintah kabupaten, provinsi atau pusat untuk membantu keberadaan mereka.

"Mereka ini (tenaga kesehatan) sangat dibutuhkan. Namun belum ada perhatian khusus seperti pemberian insentif yang bisa menunjang kehidupan mereka," tuturnya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut