Kronologi Longsor di Areal PLTA Batang Toru yang Menimbun 12 Orang akibat Hujan Lebat
Upaya pencarian korban dilakukan tim teknis lapangan yang saat ini dibantu aparat TNI Koramil Sipirok dan anggota Polri dari Polsek Sipirok.
Sementara itu, lokasi kejadian dan kedai kopi terkena longsor sudah diamankan aparat agar tidak ada yang mendekat karena khawatir akan terjadi longsor susulan.
"Perlu kami sampaikan, perusahaan sampai saat ini telah melaporkan kejadian tanah longsor ini ke Pemda Tapanuli Selatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Tapanuli Selatan. Pada pukul 20.00 WIB malam tadi, unsur Forkopimcam (Camat, Danramil, Kapolsek ) beserta pejabat kabag ops, kasat intel dan kasat sabjara Polres Tapsel hadir meninjau lokasi," ucapnya.
Mengingat kondisi medan yang berat dan situasi tidak memungkinkan dilakukannya penyelamatan malam hari, maka pada pukul 21.30 WIB sampai 24.00 WIB malam tadi dilakukan rapat di Camp R17 PT NSHE membahas langkah dan tindakan yang akan diambil.
Hasil rapat koordinasi memutuskan, pelaksanaan operasi dan evakuasi akan dilakukan pada hari pagi ini. Operasi evakuasi melibatkan personel TNI dari luar sejumlah 25 orang dan Polri 25 anggota. Lalu unsur BPBD Tapsel 10 orang, unsur Kecamatan 10 orang dan personel pengamanan PT NSHE.