Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Oknum Guru SD di Muna Barat Dijebloskan ke Tahanan, Diduga Cabuli Sejumlah Siswi
Advertisement . Scroll to see content

Komnas Perlindungan Anak Desak Pelaku Sodomi di Medan Dihukum Kebiri

Selasa, 12 Januari 2021 - 16:08:00 WIB
Komnas Perlindungan Anak Desak Pelaku Sodomi di Medan Dihukum Kebiri
Tersangka EL saat menjalani pemeriksaan di Unit PPA Polrestabes Medan. (Foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

MEDAN, iNews.id - Kasus sodomi yang dilakukan seorang laki-laku paruh baya di Kota Medan menjadi perhatian Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak (PA). Organisasi ini mendesak polisi tidak hanya menjerat pelaku dengan Undang-Undang tentang Perlindungan Anak, tetapi juga hukuman tambahan kebiri suntik kimia sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 70 Tahun 2020.

Ketua Komnas PA Aris Merdeka Sirait mengapreasi langkah cepat personel Polrestabes Medan dalam mengungkap kasus sodomi yang dilakukan EL. Selanjutnya, Komnas Perlindugan Anak berharap Polrestabes Medan berani menjerat pelaku dengan PP Nomor 70 Tahun 2020.

"Kami berharap pelaku juga mendapatkan hukuman tambahan berupa kebiri suntik kimia sesuai PP Nomor 70 Tahun 2020," kata Aris, Selasa (12/1/2021). 

Aris mengatakan tindakan menyimpang yang dilakukan EL sangat berisiko bagi anak-anak. Selain merusak alat reproduksinya, ada kemungkinan anak akan menderita kelainan seksual di masa depan. 

"EL predator seksual sudah sepantasnya dipertimbamgkan oleh penuntut umum (JPU) dan Hakim untuk dikenakan hukuman tambahan berupa Kebiri suntik kimia selama 2 tahun," ujarnya. 

Diketahui, EL ditangkap personel Unit PPA Polrestabes Medan karena menyodomi enam orang anak. Dalam menjalankan aksinya, pelaku membujuk para korban dan dijanjikan uang sebesar Rp50.000 sampai Rp100.000. 

Pelaku diketahui menjalankan aksinya bejat disejumlah lokasi mulai dari rumah, hotel, hingga kios miliknya. 

Editor: Stepanus Purba_block

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut