Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Karyawan di Dairi Pakai Uang Perusahaan Rp297 Juta untuk Judol, Lapor Polisi Mengaku Dibegal
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Pilu Bocah SD Bunuh Diri Minum Racun Diduga Gegara Banyak Tugas di Sekolah

Senin, 04 Oktober 2021 - 14:59:00 WIB
Kisah Pilu Bocah SD Bunuh Diri Minum Racun Diduga Gegara Banyak Tugas di Sekolah
Bupati Dairi Eddy Keleng Are Berutu saat melayat ke rumah bocah SD yang bunuh diri minum racun rumput. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

"Karena di rumah masih dalam kondisi tidak stabil, perlindungan anak kemudian membawanya kembali untuk perawatan medis. Dan kemarin anak tersebut meninggal dunia," katanya.

Saat disinggung apakah bocah tersebut diduga stres lantaran banyaknya tugas sekolah, Kapolres enggan berspekulasi.

"Kalau soal itu masih kami selidiki. Namun kabar yang beredar seperti itu. Ini kasus kedua yang terjadi. Namun dalam kasus ini bukan berarti pihak sekolah yang bersalah," katanya.

Dalam kejadian ini, Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Romy Mariani Eddy Berutu serta Camat Sitinjo Nelfita Tanjung dan jajaran Dinas P3AP2KB Dairi datang melayat ke rumah duka di Lae Mbulan.

"Atas nama pribadi, pemerintah dan masyarakat Dairi, saya menyampaikan rasa turut berduka cita yang sedalam- dalamnya kepada segenap keluarga. Kita semua pasti merasa kehilangan yang mendalam atas kepergian putra tercinta yang kita sayangi ini. Kita berdoa kepada Tuhan, agar kiranya almarhum diterima di sisi-Nya," kata Eddy saat memberikan kata-kata penghiburan kepada keluarga almarhum.

Dia juga meminta Dinas P3AP2KB dan Tim Perlindungan Perempuan dan Anak Dairi lebih meningkatkan sosialisasi tentang keberadaan Puspaga (Pusat Pembelajaran Keluarga) Kekelengen agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi.

"Saya meminta bidang perlindungan perempuan dan anak melakukan pendampingan kasus ini dan melakukan konseling psikolog untuk keluarga korban," katanya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut