Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mayat Terikat Ditemukan dalam Rumah Kosong di Jember, Pelaku Ditangkap Kurang dari 8 Jam
Advertisement . Scroll to see content

Keluarga TKI yang Tewas di Penang Berharap Pembunuh Santi Ditangkap

Jumat, 16 Maret 2018 - 23:23:00 WIB
Keluarga TKI yang Tewas di Penang Berharap Pembunuh Santi Ditangkap
Nurmaida Sihombing menangis memeluk foto putrinya Santi Restauli Simbolon (25), Jumat (16/3/2018). (Foto: iNews.id/Wahyu Rustandi)
Advertisement . Scroll to see content

MEDAN, iNews.id – Jenazah Santi Restauli Simbolon (25), tenaga kerja Indonesia (TKI) yang diduga korban pembunuhan, telah dimakamkan di Desa Nagakisar, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdangbedagai Sumatera Utara (Sumut), Jumat (16/3/2018). Keluarga korban pun berharap agar Kepolisian Penang Malaysia segera menangkap pelaku pembunuhan Santi.

Keluarga korban masih sangat terpukul dengan kematian anak kelima dari sembilan bersaudara itu. Usai pemakaman Santi di pemakaman umum Desa Nagakisar, ibu korban, Nurmaida Sihombing, masih terus meratapi kematian putri tercintanya. Dipandanginya berkali-kali foto Santi, lalu dipeluk sambil menangis. Di samping, suaminya Biner Simbolon juga hanya ikut meneteskan air mata. 

"Kayak disambar petir aku. Sampai sekarang aku nggak sanggup. Terus terang, belum percaya aku anakku ini sudah meninggal. Macam mimpi rasanya. Nggak percaya aku anakku sudah meninggal sampai sekarang," kata Nurmaida Sihombing.

Nurmaida Sihombing dan Biner Simbolon mengatakan, mereka terakhir kali berkomunikasi dengan Santi sekitar 10 hari lalu. Santi menanyakan kabar keluarganya. "Nanya kabar kami di rumah, nanya kabar rumah ini karena dia lah yang membantu membiayai perbaikan rumah ini," kata Nurmaida.

Di mata keluarga, korban merupakan anak yang berbakti pada orang tua dan keluarga. Selama bekerja di Malaysia, korban sering mengirim uang. Bahkan, korban yang bekerja menjadi TKI karena orang tuanya tidak sanggup menguliahkannya, sudah membantu memperbaiki rumah keluarga. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut