Kecelakaan Kereta Api Tabrak Angkot Sebabkan 5 Tewas di Medan, Ini Kata PT KAI
Sementara itu berdasarkan data dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) selama Januari-Oktober 2021 terjadi 17 kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api di Sumut.
Deputy Vice President PT KAI Divre I Sumut, Zuhril Alim, mengatakan tingginya angka kecelakaan itu akibat rendahnya kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas.
"Sebanyak 17 kecelakaan itu menyebabkan tiga orang meninggal, luka berat dua orang dan luka ringan sembilan orang," ucapnya.
Sebelumnya, kecelakaan antara kereta api dan angkot terjadi di perlintasan sebidang, Jalan Sekip, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Sabtu (4/11/2021) siang.
Kereta Api KA Sri Lelawangsa relasi Binjai-Medan dengan nomor KA U85 menabrak angkot trayek 123 berpelat nomor BK 1610 UE.
Kecelakaan terjadi setelah sopir angkot diduga menerobos palang pintu perlintasan sesaat sebelum kereta api melintas. Akibatnya 5 orang penumpang angkot tewas dan 4 lainnya luka berat. Sementara sopir angkot berhasil selamat.
Editor: Donald Karouw