"Ada empat saksi yang kami periksa. Yakni pak pendeta atas nama Gayus, istri dan pembantunya, serta kepala dusun setempat," ujarnya.
Sementara hasil visum dari rumah sakit sampai saat ini belum keluar. Penyidik masih menunggunya untuk pendalaman kasus tersebut.
"Kami juga masih menunggu hasil visum. Jika ada perkembangan akan kami kabari," ucapnya.
Sebelumnya, Reli Kemit (57) ditemukan tewas bersimbah darah dalam kamar mandi rumah pendeta di Kompleks Taman Permata Surya, Jalan Eka Surya, Dusun 8, Desa Kedai Durian, Deli Tua pada Minggu (10/11/2019). Saat ditemukan, ada bekas luka lima tikaman di tubuh korban. Bahkan posisi pisau masih menancap di dada kirinya.
Sejauh ini hasil penyelidikan, polisi menduga oknum kades tersebut bunuh diri. Korban diketahui memang sedang memiliki masalah rumah tangga.
Dugaan ini dikuatkan keterangan saksi yang menyebut korban mendapat tekanan kejiwaan karena sedang menghadapi proses perceraian. Tekanan itu pula yang membuatnya tinggal sementara di rumah Pendeta Gayus Bangun.
Editor: Donald Karouw