Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 Kembali Meningkat Hingga 64 Orang
Kebiasaan-kebiasaan baru yang perlu untuk selalu diingat dan dinilai memiliki dampak terbesar terhadap penurunan risiko penularan Covid-19 yakni menjaga jarak, memakai masker, rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
Menurut Aris, dari fakta yang dilakukan setiap melakukan penyelidikan epidemiologi, faktor utama yang yang menyebabkan penularan biasanya tidak menjalankan kebiasaan-kebiasaan tersebut.
“Untuk itu, kita tidak boleh lagi sepele dengan merasa aman tidak pakai masker kemana-mana, tidak jaga jarak dan tidak taat protokol kesehatan. Apabila kita laksanakan ini secara serentak dan terus-menerus, ini akan menjadi kekuatan besar kita dalam mencegah penyebaran Covid-19,” ujar Aris.
Menghadapi adaptasi kebiasaan baru dengan situasi pandemi ini, Aris juga menyampaikan salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh pengelola kantor, gedung pertemuan atau pusat perbelanjaan bahkan di rumah adalah memastikan ketersediaan ventilasi atau saluran udara yang baik. Selain memperoleh kualitas udara yang baik, ventilasi juga menjadi sarana sinar matahari masuk. Sinar ultraviolet dapat menurunkan risiko penyakit gangguan pernapasan.
Diakhir, Aris pun mengingatkan agar masyarakat senantiasa mengikuti perkembangan penanganan Covid-19 dari sumber-sumber terpercaya. Sehingga tidak terdapat simpang siur informasi yang malah turut memperkeruh suasana di tengah kondisi Covid-19 saat ini.
Aris juga menyebutkan, hingga tanggal 26 Juni 2020 pukul 16.00 WIB terdapat 191 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP), 1.370 pasien positif, 87 pasien meninggal dan 355 pasien sembuh.
Editor: Kastolani Marzuki