Alwi menambahkan, virus korona merupakan sumber dari penyakit pneumonia. Virus ini menyebabkan infeksi atau peradangan pada paru-paru pada penderita.
Virus korona yang menyebabkan gejala seperti Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS), dapat bermutasi dan menyebar dengan cepat. Virus ini diketahui pertama kali ditemukan di Kota Wuhan China, sehingga meningkatkan kewaspadaan negara itu dan dunia terhadap penyebarannya.
Hingga Rabu (22/1/2020), korban meninggal di China mencapai sembilan orang dan 440 lainnya dinyatakan positif terjangkit. Virus korona juga telah terdeteksi di beberapa negara Asia seperti Taiwan. Amerika Serikat juga mengonfirmasi kasus pertama pada Selasa kemarin.
WHO menyebutkan, kemungkinan sumber utama penyebaran virus korona dari hewan. Namun, penularan terbatas juga bisa terjadi antarmanusia karena terlalu dekat.
Editor: Maria Christina