Geger! Pria di Simalungun Bongkar Kuburan Siang Bolong
Dampak dari kejadian ini tergolong ekstrem. Sebuah jenazah yang telah dimakamkan sejak 24 Maret 2026, ditemukan dalam kondisi membusuk sekitar 15 meter dari liang lahatnya.
Situasi semakin tidak biasa karena penanganan pelaku berbeda dari kasus kriminal pada umumnya. Setelah diamankan, AH tidak langsung diperiksa, melainkan lebih dulu ditangani secara kemanusiaan.
Polisi bersama warga memberikan makan, memandikan, serta memastikan kondisi kesehatan pelaku dengan bantuan petugas Poskesdes setempat. Langkah ini dilakukan mengingat kondisi kejiwaan pelaku yang diduga tidak stabil.
Pihak keluarga almarhum memilih tidak memperpanjang persoalan lantaran pelaku diduga ODGJ. Mereka menerima kejadian tersebut dan meminta agar jenazah segera dimakamkan kembali sesuai syariat.
Proses pemakaman ulang pun dilakukan bersama warga, aparat desa, serta personel kepolisian. Sementara itu, pelaku diserahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Simalungun untuk mendapatkan penanganan lanjutan di Yayasan Bina Kasih Bersinar.