Gegara Sarang Walet, Sekeluarga Dibacok dan Rumah Dibakar Keponakan di Nias
Saat kejadian, pemilik rumah berada di dalam. Matias lalu berusaha menyelamatkan diri dari kobaran api bersama istri dan cucunya berumur 4 tahun. Saat di luar, ternyata para tersangka langsung membacok ketiga korban, termasuk anak empat tahun tersebut. Beruntung ketiganya berhasil selamat.
“Saat para korban keluar rumah, ternyata sudah ditunggu para tersangka. Mereka langsung melakukan penganiayaan berat, termasuk kepada anak kecil itu,” ujarnya.
Wawan Iriawan mengatakan, dari pemeriksaan ketiga tersangka, motif para pelaku melakukan pembakaran rumah dan menganiaya keluarga pamannya karena dendam. Mereka tidak terima karena hingga kini korban tidak membagi hasil usaha sarang walet.
“Motifnya dendam atau sakit hati terhadap usaha sarang burung walet milik korban. Menurut para tersangka, usaha itu berdiri atas bantuan mereka,” katanya.
Ketiga korban pembacokan kini tengah menjalani pemulihan di RSUD Gunungsitoli akibat luka bakar dan bekas bacokan di beberapa bagian tubuh. Sementara para tersangka saat ini sudah ditahan dan diancam dengan hukuman 15 tahun penjara.
Editor: Maria Christina