Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Brutal! Kakak Aniaya Adik Perempuan di Gowa hingga Memar di Sekujur Tubuh
Advertisement . Scroll to see content

Gara-Gara Uang Parkir, Ojek Online Dikeroyok Sejumlah Jukir di Medan

Sabtu, 25 April 2020 - 23:14:00 WIB
Gara-Gara Uang Parkir, Ojek Online Dikeroyok Sejumlah Jukir di Medan
Keempat pelaku pengeroyokan ojol di Pasar Sambu diamankan di Polrestabes Medan, Sumut, Sabtu (25/4/2020). (Foto: iNews/Adi Palapa Harahap)
Advertisement . Scroll to see content

MEDAN, iNews.id – Seorang pengemudi ojek online (ojol) dikeroyok sejumlah juru parkir (jukir) liar gara-gara persoalan uang parkir di kawasan Pasar Sambu, Jalan Bulan, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Video detik-detik saat penganiayaan tersebut menjadi viral di kalangan masyarakat.

Dalam video berdurasi 14 detik tersebut, terlihat pengemudi ojol menjadi bulan-bulanan. Bahkan, korban nyaris tewas akibat dikeroyok para pelaku dengan berbagai alat, mulai dari besi dan kayu. Warga yang berada di lokasi kejadian berteriak histeris melihat para pelaku yang terus menganiaya korban.

Kasatreskrim Polrestabes Medan AKBP Ronny Nicolas Sidabutar mengatakan, berbekal video amatir yang viral di media sosial itu, petugas gabungan Polsek Medan Kota dan Polrestabes Medan, berhasil meringkus empat dari enam pelaku pengeroyokan yang terjadi Kamis (23/4/2020). Keempat pelaku, masing-masing berinisial JH, RS, CN, dan RST.

“Videonya sempat viral kemarin. Kami sudah menangkap empat pelaku dari enam yang terindetifikasi di video yang viral,” kata Ronny Nicolas Sidabutar di Medan, Sabtu (25/4/2020).

Ronny mengatakan, kronologi pengeroyokan itu berawal saat korban yang berbelanja di Pasar Sambu, tiba-tiba saja ditegur pelaku lantaran tidak membayar uang parkir. Korban beralasan tidak memberi uang parkir karena hanya sebentar memarkirkan kendaraannya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut