Dirut Bank Sumut Meninggal, Wagub Musa Rajekshah Ungkap Penyesalan: Andai Waktu Mundur Kembali
Karena terus dibujuk, Muchammad Budi Utomo rupanya tergerak. Dia pun meminta waktu untuk berpikir. Pada akhirnya, dia setuju memimpin Bank Sumut.
"Beliau meminta waktu untuk berpikir. Beberapa waktu kemudian, setelah Mas Tomy berpikir matang, disaksikan oleh Mba Tina, istri Mas Tomy, beliau setuju, tapi dengan syarat, Bank Sumut Syariah juga ikut dibesarkan. Alhamdulilah, kami berjabat tangan," katanya.
Dalam perjalanannya memimpin Bank Sumut, Muchammad Budi Utomo merasa kurang diterima dengan baik. Beberapa bulan lalu, dia pun mengaku kepada Musa Rajekshah, ingin mundur sebagai direktur utama. Namun, Musa Rajekshah memintanya mengurungkan niat. Dia malah mendorong dan memberikan dukungan untuk tetap memimpin BUMD itu.
"Beberapa bulan yang lalu, Mas Tomy mengatakan kepada saya ingin mundur saja dari Bank Sumut, sebab niat baiknya memimpin Bank Sumut, kurang diterima dengan baik. Saya bilang ke beliau, "Mas Tomy tak sendiri". Kami (Gubernur/Wakil Gubernur) bersama sama mendukung Mas Tomy untuk kebaikan dan kebenaran," katanya.
Namun, Muchammad Budi Utomo kembali menyampaikan keinginannya untuk mundur dari jabatannya, dua bulan lalu. Apalagi, dokter telah menyarankannya untuk beristirahat.