Derita Bocah 8 Tahun Idap Penyakit Kulit Mirip Luka Bakar, Hanya Diobati dengan Minyak Tanah
Tumiran dengan wajah sedih mengatakan, selama ini dia tidak bisa berbuat banyak untuk sang putri. Pekerjaannya sebagai kuli bangunan membuat dia tidak punya penghasilan yang cukup untuk membawa anaknya berobat ke rumah sakit.
"Anak saya dirawat di sini, di rumah saja, pakai obat seadanya. Terkadang cuma pakai kapsul dicampur minyak lampu atau minyak tanah. Kami tak punya biaya untuk membawa Amira berobat ke rumah sakit," kata Tumiran.
Meski selalu sedih melihat putrinya yang menderita, Tumiran tidak bisa berbuat banyak. Apalagi, Tumiran juga tidak terdaftar sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan atau asuransi lainnya.
"Saya tidak memiliki asuransi atau BPJS Kesehatan. Saya tidak mampu menutupi semua biaya rumah sakit kalau anak saya dibawa ke rumah sakit. Saya hanya mengharapkan uluran bantuan dari dermawan," katanya.
Terpisah, Kepala Desa Desa Aras Muhammad Yusuf mengatakan sudah mendapatkan laporan warganya yang menderita penyakit langka itu. Dia langsung menelepon kaurnya dan memerintahkan untuk mengurus BPJS Kesehatan bagi bocah delapan tahun itu secepatnya agar bisa berobat ke rumah sakit.
"Kalau pakai BPJS Kesehatan bisa meringankan biaya pengobatan anak itu," kata Yusuf.
Editor: Maria Christina