Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pohon Mahoni Berusia 100 Tahun Tumbang Timpa 4 Rumah di Medan, 2 Anak Jadi Korban
Advertisement . Scroll to see content

Dampak Virus Korona, Permintaan dan Harga Rempah-Rempah di Medan Melonjak

Kamis, 05 Maret 2020 - 11:28:00 WIB
Dampak Virus Korona, Permintaan dan Harga Rempah-Rempah di Medan Melonjak
Penjual rempah-rempah di pasar tradisional.(Foto: iNews/Iyung Rizky)
Advertisement . Scroll to see content

MEDAN, iNews.id – Komoditas rempah-rempah dinilai menjadi salah satu jurus ampuh untuk menangkal Covid-19 atau virus korona. Hal ini menyebabkan permintaannya melonjak dan harganya naik di pasaran. Remah-rempah ini meliputi ‎jahe, jahe merah, induk kunyit, serai, kencur dan temulawak.

"Dibandingkan dengan sebelumnya, permintaan rempah-rempah naik tiga kali lipat hari ini," ujar Boru Manalu, pedagang di Pasar Induk Medan, Kamis (5/3/2020).

Dia menuturkan, sejak disebutkan menjadi salah satu obat penangkal virus korona, permintaan rempah-rempah meningkat tajam. Olahannya yang dijadikan minuman berkhasiat untuk menjaga kesehatan tubuh.

"Permintaan pembeli banyak yang membeli jahe, jahe merah, induk kunyit, serai, kencur dan temulawak untuk dijadikan minuman. Selain bisa menangkal korona, minuman ini juga untuk menjaga stamina tubuh," katanya.

Dia mengungkapkan, untuk penjualan sebelum ada virus korona di tanah air transaksi rempah-rempah ‎hanya 20 kilogram per hari. Namun, kini pedagang bisa menjual hingga 60 kilogram. Angka tersebut, melonjak tiga kali lipat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut