Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Haru! Tabur Bunga Tutup Pencarian Mahasiswa Calon Pastor Tenggelam di Air Terjun Situmurun
Advertisement . Scroll to see content

Dahsyatnya Letusan Gunung Toba, Pengaruhi Iklim dan Manusia di Masa Prasejarah

Kamis, 07 April 2022 - 15:10:00 WIB
Dahsyatnya Letusan Gunung Toba, Pengaruhi Iklim dan Manusia di Masa Prasejarah
Ilustrasi, Danau Toba menjadi ikon terkenal Sumatera Utara dengan luas permukaan 1.124 kilometer persegi dan kedalaman 508 meter. (Foto: Instagram @Tobasamosir).
Advertisement . Scroll to see content

Teori ini kemudian dipatahkan oleh penelitian yang dilakukan Rutgers University-New Brunswick, Amerika Serikat. Peneliti menggunakan metode simulasi model iklim untuk menyelesaikan paradoks yang terjadi. 

Hasilnya, hanya wilayah Amerika Utara, Eropa dan Asia saja yang mengalami musim pendinginan, sementara Afrika dan India relatif terlindungi.

Dibandingkan dengan Gunung Tambora yang juga meletus dahsyat pada 1815, jelas keduanya berbeda. Gunung Toba meletus ketika peradaban manusia belum seperti sekarang dan penelitian menyebut ledakan eksplosifnya tidak terlalu berpengaruh pada evolusi manusia. 

Sementara Gunung Tambora meletus saat memasuki era modern. Ledakannya menewaskan lebih dari 60.000 orang. Bila Gunung Toba meletus di era sekarang, bukan tidak mungkin ledakannya mampu memusnahkan 2 miliar manusia, terlebih letaknya ada di dekat wilayah berpenduduk.

Dikutip dari National Geographic, tim peneliti internasional yang mempelajari histori dari Gunung Toba menyebutkan, gunung tersebut tetap aktif dan berpotensi berbahaya setelah letusan besar ribuan tahunnya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut