Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ibu dan Anak Korban Longsor Tapanuli Selatan Ditemukan Tewas Setelah 2 Hari Pencarian
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Pilu Kakak Adik di Tapanuli Selatan yang Jadi Pemakan Sabun Cuci

Senin, 24 Februari 2020 - 17:27:00 WIB
Cerita Pilu Kakak Adik di Tapanuli Selatan yang Jadi Pemakan Sabun Cuci
Senyuman Andika, bocah empat tahun di Tapanuli Selatan yang sakit akibat ketagihan makan sabun cuci akibat keterbatasan ekonomi. (Foto: SINDOnews/Zia Nasution)
Advertisement . Scroll to see content

TAPSEL, iNews.id – Kakak adik di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara menjadi pemakan sabun cuci karena keterbatasan ekonomi. Hal ini setelah kedua orang tua mereka memutuskan berpisah sejak setahun silam.

Mirisnya, diduga akibat kerap mengonsumsi sabun, sang adik yang masih berusia empat tahun sempat sakit hingga mendapat perawatan medis di Puskesmas setempat selama kurang lebih dua pekan. Namun kini kondisinya membaik dan menjalani rawat jalan.

Nama bocah tersebut yakni Andika (4) warga Muaratais II, Kecamatan Angkola Muarataias, Tapanuli Selatan. Sementara kakak sulung yakni Novri (9) yang duduk di bangku kelas III sekolah dasar (SD) dan Julianti. Mereka merupakan tiga bersaudara anak pasangan suami istri Rosul dan Fatimah yang telah memutuskan untuk berpisah.

Camat Angkola Muarataias AM Fadil  mengatakan, sejak beberapa hari yang lalu, tepatnya ketika Andika mulai merasakan sakit, pemerintah kecamatan langsung membawanya ke Puskesmas terdekat.

"Dia sudah diberikan obat-obatan dan asupan gizi seperti susu," ujarnya, Senin (24/2/2020).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut