Cerita Korban saat Kapal Dihantam Ombak dan Tenggelam di Danau Toba
Tak berapa lama, kapal dihantam ombak hingga oleng ke kanan. Para penumpang mulai panik. Suhendra melihat sepeda motor yang diperkirakan sejumlah 50-an unit di bagian bawah jatuh semuanya saat oleng dan terdorong ke bahu kapal bagian kanan.
“Memang motornya tidak penuh, jadi saat kapal oleng semua jatuh dan tertumpuk di bagian kanan kapal. Kalau penuh, mungkin kapal bisa seimbang. Karena berat sebelah, tiba-tiba kapal terbalik ke kanan. Saya rasa kapal sudah over kapasitas,” ujarnya.
Suhendra melihat sudah banyak penumpang yang berjatuhan di atas air. Saat itu dia melihat ban pelampung dan langsung meraihnya. Dia juga menyelamatkan seorang rekannya.
"Teman saya di sepak (tendang) karena semuanya saling rebutan ban pelampung, mereka panik. Saya langsung tarik dia ke ban. Kami terus ditendangi oleh dua lainnya. Padahal kalau mereka tak panik, satu ban itu bisa untuk empat orang, biar hanya untuk pegangan tangan saja. Tak lama satu orang hilang entah ke mana dan satunya lagi diselamatkan kapal fery,” tuturnya dengan bibir bergetar.
Setelah bertahan untuk mendapat pertolongan, akhirnya mereka diselamatkan oleh kapal seorang warga. Mereka kemudian dibawa ke Puskesmas Simarmata untuk mendapat penanganan medis.