Cerita Diza, Mahasiswi Sumut yang Sempat Terisolasi di Wuhan saat Wabah Virus Korona
Saat karantina, dia mengaku sempat merasakan pusing. Namun setelah dicek, ternyata hanya masuk angin biasa saja.
"Memang sempat mikir apa tertular, rupanya hanya masuk angin. Tapi sekarang sudah yakin aman, apalagi kami yang jalani karantina di Natuna juga mendapat sertifikat bebas dari virus korona," ucapnya.
Setiba di Medan, Diza menuturkan jika ada beberapa teman dan lingkungan tempat tinggalnya yang masih takut untuk berinteraksi. Namun menurutnya, hal ini hanya karena kurangnya informasi.
Dalam kesempatan ini, mahasiswi yang mendapat beasiswa dari Kedutaan China ini mengaku masih tetap menjalani perkuliahan secara live streaming dengan kampusnya di Wuhan. Karenanya dia berharap, China khususnya Wuhan dapat segera kembali aman agar dia bisa melanjutkan studinya.
"Sebetulnya ingin balik kuliah lagi ke sana kalau sudah aman. Untuk sekarang saya hanya bisa belajar melalui kelas online," ujarnya.