Bertemu Arya Sinulingga, Warga Pakpak Bharat Curhat Kerusakan Irigasi
Menurut Arya, bila dilihat dari sumber air, ternyata sebenarnya mampu memenuhi kebutuhan seluruh areal persawahan di Kecamatan Kerajaan. Bila hasil panen masyarakat baik, persawahan seluas itu mampu memenuhi beras untuk Kecamatan Kerajaan.
Arya memaparkan, lahan persawahan mencapai 180 ha akan mampu menghasilkan beras hingga 2.000 ton. Artinya dengan kebutuhan beras masyarakat di Kecamatan Kerajaan yang diperkirakan mencapai 1.500 ton, maka akan ada lagi sisa produksi beras 500 ton yang dapat menyuplai kebutuhan beras di daerah lain di Kabupaten Pakpak Bharat.
“Bila dilihat keseluruhan kebutuhan beras di Pakpak Bharat, produksi beras dari Kecamatan Kerajaan ternyata dapat memenuhi sekitar 20 persen. Dengan demikian, seharusnya ini menjadi proritas dari Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat,” ujar Arya.
Menurut Arya, bila Pemkab Pakpak Bharat melihat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak mampu untuk memperbaiki saluran irigasi yang rusak, maka dana perbaikan juga sebenarnya dapat diperjuangkan ke provinsi dan pusat. Apalagi, pemerintahan Jokowi saat ini sebenarnya tengah memprioritaskan swasembada pangan sehingga Indonesia tidak lagi mengimpor beras.
“Seharusnya ini prioritas juga bagi Pemkab Pakpak Bharat. Kalau tidak mampu beritahu ke pemerintah pusat dan bukan dibiarkan,” tutur Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma’ruf Amin itu.
Editor: Maria Christina