Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bentrokan Berdarah Geng Bersenjata di Cikupa Terekam CCTV, 1 Orang Terkena Sabetan Celurit
Advertisement . Scroll to see content

Bentrok 2 Kelompok Warga Dipicu Konflik Lahan Pecah di Deliserdang, 2 Orang Tewas

Selasa, 22 Oktober 2024 - 13:32:00 WIB
Bentrok 2 Kelompok Warga Dipicu Konflik Lahan Pecah di Deliserdang, 2 Orang Tewas
Korban tewas peristiwa bentrokan areal lahan garapan Jalan Selambo Raya, Desa Amplas, Kecamatan Percut Segituan, Kabupaten Deliserdang. (Foto: Istimewa) 
Advertisement . Scroll to see content

Sementara Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Medan Tembung AKP Japri Simamora menyebut, peristiwa bentrokan terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. 

Dugaan sementara dipicu permasalahan penguasaan tanah di areal lahan garapan. Ini sekaligus membantah kabar yang menyebut bentrokan melibatkan kelompok geng motor yang melakukan penyerangan. 

"Permasalahan tanah. Konflik lahan antarpenggarap. Kelompok yang saat ini menggarap membuka posko di lahan itu diserang. Tapi kami belum tahu dari pihak penggarap mana yang menyerang. Ini masih ditelusuri," katanya.

Bentrokan di areal lahan garapan Selambo ini memang kerap terjadi sejak lebih dari 1 dekade lalu. Ribuan petani penggarap hingga mafia tanah kini berebut lahan eks HGU (Hak Guna Usaha) PT Perkebunan Nusantara 2 Tanjung Morawa tersebut,

Tidak diketahui secara pasti berapa luasan eks HGU PTPN 2 Tanjung Morawa di kawasan yang berbatasan langsung dengan Kota Medan. Namun puluhan hektare lahan saat ini sudah dikuasai warga dan petani penggarap untuk rumah tempat tinggal dan lahan pertanian. 

Kemudian masih ada ratusan hektare lainnya yang kini dikuasai para mafia tanah diduga dibekingi oknum pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) kepemudaan.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut