Bentrok 2 Kelompok Warga Dipicu Konflik Lahan Pecah di Deliserdang, 2 Orang Tewas
Sementara Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Medan Tembung AKP Japri Simamora menyebut, peristiwa bentrokan terjadi sekitar pukul 02.30 WIB.
Dugaan sementara dipicu permasalahan penguasaan tanah di areal lahan garapan. Ini sekaligus membantah kabar yang menyebut bentrokan melibatkan kelompok geng motor yang melakukan penyerangan.
"Permasalahan tanah. Konflik lahan antarpenggarap. Kelompok yang saat ini menggarap membuka posko di lahan itu diserang. Tapi kami belum tahu dari pihak penggarap mana yang menyerang. Ini masih ditelusuri," katanya.
Bentrokan di areal lahan garapan Selambo ini memang kerap terjadi sejak lebih dari 1 dekade lalu. Ribuan petani penggarap hingga mafia tanah kini berebut lahan eks HGU (Hak Guna Usaha) PT Perkebunan Nusantara 2 Tanjung Morawa tersebut,
Tidak diketahui secara pasti berapa luasan eks HGU PTPN 2 Tanjung Morawa di kawasan yang berbatasan langsung dengan Kota Medan. Namun puluhan hektare lahan saat ini sudah dikuasai warga dan petani penggarap untuk rumah tempat tinggal dan lahan pertanian.
Kemudian masih ada ratusan hektare lainnya yang kini dikuasai para mafia tanah diduga dibekingi oknum pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) kepemudaan.
Editor: Donald Karouw