Bencana Sumatera: 4 Jembatan Putus di Aceh, 20 Titik Longsor di Sibolga dan Tapteng
Diana menjelaskan, Kementerian PUPR telah mengerahkan peralatan untuk mendukung pembukaan akses ke wilayah terdampak. “Sampai saat ini kami sudah mengirimkan beberapa alat berat untuk membersihkan longsoran. Mudah-mudahan segera bisa sampai ke lokasi,” kata Diana. Upaya ini menjadi bagian penting dari update bencana Sumatera: 4 jembatan putus di Aceh dan ada 20 titik longsor di Sibolga dan Tapteng.
Alat berat dikirimkan untuk membersihkan material longsor yang menutup badan jalan dan mengganggu mobilitas warga maupun tim penanganan bencana. Pembukaan akses diharapkan memudahkan distribusi bantuan serta memfasilitasi operasi pencarian dan pertolongan. Kementerian PUPR berkoordinasi dengan instansi lain agar penanganan infrastruktur berjalan seiring dengan penyelamatan korban.
Dari sektor kesehatan, Kementerian Kesehatan memastikan pelayanan medis tetap dijaga di wilayah terdampak bencana. Fasilitas kesehatan disiagakan dan tenaga kesehatan cadangan telah dikirim untuk memperkuat layanan di lapangan. Koordinasi dengan dinas kesehatan daerah terus dilakukan supaya layanan kepada warga tidak terputus meski akses di beberapa titik masih terhambat.
Kemenkes juga mempersiapkan dukungan tambahan agar kegiatan pembelajaran bisa kembali berjalan setelah kondisi memungkinkan. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi gangguan terhadap aktivitas pendidikan di daerah terdampak. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari respon menyeluruh dalam update bencana Sumatera: 4 jembatan putus di Aceh dan ada 20 titik longsor di Sibolga dan Tapteng.
Di sisi lain, Kementerian Dalam Negeri menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah diberikan keleluasaan menggunakan Belanja Tidak Terduga (BTT). Pemda juga diperbolehkan melakukan pergeseran anggaran agar kebutuhan penanggulangan darurat bisa dipenuhi dengan cepat. Fleksibilitas anggaran ini diharapkan mempercepat pengadaan kebutuhan mendesak terkait penanganan bencana di tiga provinsi.