Banjir Kembali Terjang Tapteng usai Diguyur Hujan Ekstrem, Warga Dievakuasi
Data yang diterima menyebutkan banjir Tapanuli Tengah melanda Kecamatan Tukka, Sibabangun, Sarudik, Pandan, Barus, dan Sitahuis. Sejumlah sungai meluap akibat hujan deras yang mengguyur sejak sore hari.
Satu jembatan darurat dilaporkan hanyut akibat derasnya arus.
"Jembatan darurat menuju Desa Sibio-bio Kecamatan Sibabangun hanyut," katanya.
Selain itu, material kayu terbawa banjir dan tersangkut di jembatan Jalan ST Z Tampubolon. Ketinggian air di sejumlah titik bervariasi, bahkan mencapai 1 meter di permukiman warga. Dalam sejumlah video yang beredar, warga terlihat panik dan berusaha mengevakuasi diri dan kendaraan.
Masinton mengatakan debit air mulai meningkat sekitar pukul 17.00 WIB. Saat ini warga terdampak banjir Tapanuli Tengah dievakuasi ke lokasi aman seperti sekolah dan GOR di Pandan.
"Kondisi sekarang warga evakuasi ke sekolah. Evakuasi oleh Tim SAR Basarnas dan BPBD hingga dini hari di pemukiman warga (12/02/2026)," ucapnya.
Dalam bencana ini, personel Polres Tapteng juga siaga membantu mengevakuasi masyarakat.
"Polisi evakuasi warga di sekitar jalan Terminal Baru Pandan, Tapanuli Tengah, kondisi banjir akibat cuaca hujan deras, Rabu (11/2/2026) malam," tulis akun IG @Polres_tapanuli_tengah.
Editor: Donald Karouw