Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pohon Mahoni Berusia 100 Tahun Tumbang Timpa 4 Rumah di Medan, 2 Anak Jadi Korban
Advertisement . Scroll to see content

Banjir Bandang di Tapanuli Tengah, Suami Istri Ditemukan Tewas di Dalam Mobil

Rabu, 29 Januari 2020 - 17:30:00 WIB
Banjir Bandang di Tapanuli Tengah, Suami Istri Ditemukan Tewas di Dalam Mobil
Korban banjir bandang di Tapanuli Tengah, pasangan suami istri asal Desa Padang Masiang, Kecamatan Barus, Rabu (29/1/2020). (Foto: iNews/Raymond)
Advertisement . Scroll to see content

Densi Limbong menerangkan, saat ini kondisi genangan air yang meredam kawasan Andam Dewi Saudah mulai surut. Namun warga masih mengungsi dikarenakan air masih menggenangi rumah mereka. 

Selain itu, banjir bandang juga menyebabkan akses jalan lintas Sumatera Utara terputus. "Ada beberapa daerah yang tidak bisa dilalui. Untuk saat ini jalinsum pun terputus. Jaringan di sini sangat sulit. Tiang-tiang listrik pun di sini banyak yang tumbang. Di lokasi, saat ini sulit sekali untuk berkomunikasi," ungkapnya.

Sebelumnya, Sekretaris BPBD Tapteng, Agus Haryanto menyebutkan enam orang meninggal dunia dan 3 orang hilang akibat banjir bandang di kecamatan Barus dan Andam Dewi.

Pemkab Tapanuli Tengah sudah  menetapkan  status  tanggap darurat atas bencana yang terjadi. Penetapan status ini agar fokus terhadap penanganan pengungsi dan pencarian korban. "Status tanggap darurat selama tujuh hari. Terhitung mulai hari ini hingga 5 Februari mendatang," katanya.

Pascapenetapan status tanggap darurat, petugas di lapangan telah berkoordinasi untuk membantu mengevakuasi korban banjir. Tim gabungan ini melibatkan BPBD kabupaten dan provinsi, personel TNI-Polri, petugas SAR serta dari instansi terkait lainnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut