Banjir Bandang di Labura, 675 Kepala Keluarga Mengungsi akibat Rumah Rusak
LABURA, iNews.id – Ratusan kepala keluarga dari dua desa di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara (Sumut) harus mengungsi ke tempat lebih aman akibat rumah mereka rusak diterjang banjir bandang, Mingu (29/12/2019) dini hari lalu.
Kedua desa yang diterjang bencana itu yakni, Hatapang dan Pematang. Dari data BPBD Sumut, hingga Senin (30/12/2019) ada sebanyak 675 kepala keluarga yang mengungsi di rumah penduduk yang tidak terdampak banjir.
“Untuk di Desa Pematang ada 475 KK (kepala keluarga) yang rumahnya terendam banjir. Di Desa Hatapang 200 lebih. Tidak semua (rumah) rusak,” kata Kepala BPBD Sumatera Utara, Riadil Lubis.
Selain memaksa ratusan kepala keluarga harus mengungsi, Riadil juga mengungkapkan puluhan rumah warga rusak akibat banjir bandang. Dari pendataan sementara, ada sebanyak 36 rumah rusak berat. Rinciannya, 17 rumah di Desa Pematang dan 19 rumah di Hatapang.
“Untuk jumlah pastinya, belum didapat karena tim masih melakukan pendataan. Namun untuk sekarang, kondisi warga mengungsi di rumah penduduk dan di sekolah-sekolah yang berada di ketinggian,” katanya.