Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : TNI AD Investigasi Peluru Nyasar Lukai 2 Warga di Kampus UNP, Libatkan Polda Sumbar
Advertisement . Scroll to see content

Anak Luhut Tinggalkan Kopassus, Jadi Asisten Penasihat Militer RI untuk PBB di New York

Jumat, 12 Agustus 2022 - 16:56:00 WIB
Anak Luhut Tinggalkan Kopassus, Jadi Asisten Penasihat Militer RI untuk PBB di New York
Aspenmil PTRI Letkol Inf Paulus Pandjaitan bersama Danjen Kopassus Mayjen TNI Iwan Setiawan usai acara tradisi penyerahan tongkat komando. (Foto : Penkopassus)
Advertisement . Scroll to see content

Selain itu, Danjen Kopassus juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada Letkol Inf Paulus Panjaitan beserta istri. Mereka akan melanjutkan pengabdian sebagai Aspenmil PTRI di New York, Amerika Serikat.

"Selamat bertugas dan bekerja di satuan yang baru, disertai doa dan harapan semoga di satuan yang baru akan dapat mengabdi dan berkarya lebih baik lagi dan tetaplah menjadi prajurit Komando sejati," ujar Danjen Kopassus.

Dia pernah ditugaskan dalam Satgas Garuda Unifil XXIII-B (2007), Satgasban Papua (2013), Satgas Nemangkawi 4 (2020), dan Satgas Walet V (2021). Paulus mengawali kariernya sebagai perwira pertama di satuan Baret Merah atau Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Grup 2/Para Komando sebagai Komandan Peleton sampai dengan Komandan Kompi selama lima tahun.

Selanjutnya, tujuh tahun berdinas di Grup 3/Sandhi Yudha Kopassus. Sejumlah jabatan lainnya pernah diembannya, di antaranya Pabandya Lidgal Sintel Kopassus, Wadanyon 33/Wira Sandhi Yudha Cakti Grup 3 Kopassus, Danden 3 Yon 32/Apta Sandhi Prayudha Utama Grup 3/Sandhi Yudha Kopassus.

Selain itu, Dantim 42 Yon 33/Wira Sandi Yudha Cakti Grup 3/Sandhi Yuda Kopassus, Dantim 21 Yon 33/Wira Sandhi Yudha Cakti Grup 3/Sandhi Yudha Kopassus, Danki 2 Yon 23/Dhanuja Yudha Grup 2/Para Komando Kopassus, Pasi Intel Yon 23/Dhanuja Yudha Grup 2/Para Komando Kopassus, dan Danton 11 Yon 23/Dhanuja Yudha Grup 2/Para Komando Kopassus.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut