Akses Jalan Putus, Personel TNI Jalan Kaki Panggul Bantuan ke Dusun Terpencil di Tapteng
Kondisi medan yang sulit juga dihadapi personel Kodim 0211/Tapanuli Tengah saat menyalurkan 70 paket bantuan logistik ke Desa Sigiring-Giring, Kecamatan Tukka. Sebanyak 38 personel dikerahkan dalam misi kemanusiaan tersebut.
Dalam dokumentasi lapangan, para prajurit terlihat berjalan beriringan melintasi lumpur tebal dan genangan air yang masih mengalir deras. Medan berat akibat sisa longsor tak menghalangi mereka untuk terus bergerak menuju lokasi tujuan.
Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan distribusi bantuan logistik di seluruh posko pengungsian berjalan cepat dan terkendali. Hingga kini, penyaluran bantuan telah mencapai lebih dari 80 persen.
BNPB mencatat, waktu distribusi logistik dilakukan kurang dari 2x24 jam sejak bantuan tiba di lokasi. Kecepatan ini didukung oleh pengerahan 53 helikopter gabungan dari unsur TNI, Polri, BNPB, Basarnas, serta instansi terkait lainnya.
Armada udara tersebut difokuskan untuk menjangkau wilayah-wilayah yang masih terisolasi akibat terputusnya akses darat, sehingga bantuan tetap bisa diterima warga tepat waktu.