Akhiri Masa Tugas sebagai Wali Kota Medan, Ini Kata Akhyar Nasution
Selama lima tahun menjalankan roda pemerintahan, Akhyar mengungkapkan, kepemimpinannya dimulai bersama Dzulmi Eldin sebagai wali kota kala itu. Kemudian, Akhar diangkat menjadi pelaksana tugas (plt) Wali Kota Medan selama 16 bulan karena Dzulmi Eldin terjerat kasus suap. Setelahnya, Akhyar kemudian diangkat menjadi Wali Kota Medan definitif pada 11 Februari 2021 lalu.
"Hari ini, saya mengakhiri tugas dan pengabdian kami di Pemko Medan. Kami memohon maaf untuk segala kekurangan yang ada. Semoga, segala niat baik dan terbaik yang dilakukan untuk Kota Medan menjadi amal jariyah untuk kita semua," ucapnya.
Dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Medan Hasyim dan dihadiri Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, para wakil ketua, anggota dewan, pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan serta camat baik yang hadir secara langsung maupun virtual. Akhyar mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajarannya yang ikut membantu selama menjalankan tugas sebagai pemimpin Kota Medan.
"Terima kasih untuk semua pihak termasuk rekan-rekan media yang ikut mengawasi pembangunan Kota Medan lewat kritik, saran dan masukan dalam bentuk pemberitaan. Semua hal yang disampaikan sangat bermanfaat dan menjadi cambuk bagi kami dalam menjalankan tugas agar Kota Medan semakin baik," ujarnya.
Terakhir, Wali Kota mengajak untuk bersama-sama menghentikan Covid-19 dengan selalu mematuhi protokol kesehatan.
"Semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita dan memberikan kekuatan lahir dan batin bagi kita semua untuk dapat melaksanakan tugas pengabdian, demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat," ucapnya.
Editor: Stepanus Purba_block