2 Santri di Madina Tewas Tenggelam di Kolam PT SMGP
“Sekitar empat bulan kolam penampungan ini sudah tidak berfungsi lagi, dan pihak perusahaan sudah meninggalkannya. Yang kami sayangkan, mereka tinggalkan tanpa ada pagar pengaman. Tidak ada pemberitahuan dilarang masuk, sehingga warga di sini bebas kapan saja masuk ke kawasan yang cukup berbahaya ini," ujar seorang warga setempat yang tidak mau disebut namanya.
Di kawasan kolam itu tidak ditemukan pagar pengaman, sehingga korban yang rencananya bermain di kawasan tersebut tergelincir dan jatuh ke dalam kolam dengan kedalaman 9 meter itu.
“Dulu waktu masih beroperasi, kolam ini masih punya pagar pengaman, tapi setelah ditinggalkan, pagarnya dilepas dan dibiarkan begitu saja, padahal begitu jatuh sudah tak bisa diselematkan,” tambah Tokoh Masyarakat Puncak Sorik Marapi, Parlindungan Nasution.
Dia meminta kepada pihak PT SMGP agar bertanggung jawab kepada keluarga korban. Pihak perusahaan dianggap lalai karena meninggalkan kolam begitu saja.
Editor: Kastolani Marzuki