Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Panti Werdha Manado, Warga Panjat Tembok 4 Meter Evakuasi Korban Selamat
Advertisement . Scroll to see content

15 Jenazah Korban Kebakaran Panti di Manado Tak Dapat Dikenali, Identifikasi Pakai Tes DNA

Selasa, 30 Desember 2025 - 10:56:00 WIB
15 Jenazah Korban Kebakaran Panti di Manado Tak Dapat Dikenali, Identifikasi Pakai Tes DNA
Konferensi pers kebakaran Panti Werdha Damai Manado yang menewaskan 16 orang. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

MANADO, iNews.id - Kebakaran Panti Werda Damai yang menewaskan 16 orang di Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) mendapat perhatian serius dari kepolisian. Polda Sulut dan Polresta Manado langsung menurunkan tim gabungan untuk menangani kejadian tersebut.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P Hasibuan mengatakan, dalam kejadian yang terjadi pada Minggu (28/12/2025), Kapolda telah memerintahkan untuk menurunkan tim membackup Polresta Manado. Tim terdiri atas Inafis Ditreskimum, Bidlabfor dan Tim DVI Bid Dokkes untuk melakukan olah TKP dan proses identifikasi.

Menurutnya, dalam kebakaran ini sebanyak 16 orang dilaporkan meninggal dunia.

"Dari jumlah tersebut, 15 jasad ditemukan dalam kondisi tidak dapat dikenali," ujarnya didampingi Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid, Dirreskrimum AKBP Suryadi, Kabid Dokkes AKBP dr Tasrif, Wakil Wali Kota Manado Richard Sualang saat konferensi pers di RS Bhayangkara Tingkat III Manado, Senin (29/12/2025).

Kabid Dokkes Polda Sulut AKBP dr Tasrif menjelaskan, setelah menerima laporan kebakaran, tim langsung turun ke lokasi kejadian.

“Mendapat informasi kebakaran, kami langsung turunkan tim Dokpol untuk melaksanakan fase 1 identifikasi yaitu olah TKP. Kami berhasil mengevakuasi sebanyak 16 kantong jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Manado,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut