Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Kasus di Korea Selatan Diduga Infeksi Cacar Monyet
Advertisement . Scroll to see content

Waspada! Cacar Monyet Semakin Dekat Indonesia

Rabu, 22 Juni 2022 - 21:21:00 WIB
Waspada! Cacar Monyet Semakin Dekat Indonesia
Cacar monyet sudah terdeteksi masuk Singapura. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

“Pelacakan kontak sedang berlangsung untuk penerbangan yang terkena dampak dan selama dia tinggal di Singapura. Selama periode ini, ia sebagian besar tetap berada di kamar hotelnya, kecuali untuk mengunjungi tempat pijat, dan makan di tiga tempat makan pada 16 Juni," ungkap Kementerian Kesehatan Singapura.

“Secara umum, risiko penularan ke pengunjung di lokasi ini rendah, karena data menunjukkan bahwa cacar monyet menular melalui kontak fisik yang dekat atau kontak yang lama. Keempat lokasi yang dikunjungi kasus tersebut sedang menjalani pembersihan dan disinfeksi,” sambung Kementerian Kesehatan Singapura.

Pada 21 Juni, 13 kontak dekat telah diidentifikasi. Kementerian Kesehatan Singapura mengatakan semua kontak dekat akan ditempatkan di karantina selama 21 hari sejak kontak terakhir mereka dengan kasus tersebut. 

“Selain itu, dua kontak berisiko rendah telah ditempatkan pada pengawasan telepon. Orang yang berada di bawah pengawasan telepon akan menerima panggilan telepon setiap hari selama periode 21 hari untuk memantau timbulnya gejala" kata Kementerian Kesehatan Singapura.

"Jika dicurigai terinfeksi akan segera disampaikan ke NCID untuk evaluasi lebih lanjut dan isolasi untuk mencegah penularan lebih lanjut,” tambah kementerian itu. 

Monkeypox atau cacar monyet adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus monkeypox. Orang yang terinfeksi biasanya akan mengalami demam, sakit kepala, nyeri otot, sakit punggung, pembengkakan kelenjar getah bening, kedinginan, lesu, dan ruam kulit.

Editor: Berli Zulkanedi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut