Warga Palembang Keluhkan Tagihan Air Melonjak, Begini Kata PDAM Tirta Musi
PALEMBANG, iNews.id - Warga Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) dikagetkan dengan membengkaknya tagihan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Musi Palembang. Pembengkakkan ini terjadi setelah PDAM Tirta Musi menggratiskan tagihan masyarakat akibat Covid-19.
Menjawab keresahan masyarakan, Direktur Utama PDAM Tirta Musi, Andi Wijaya Adani membantah jika pihaknya main tembak dalam pencatatan pemakaian air yang mengakibatkan tagihan membengkak. Apalagi penghitungan meteran sudah menerapkan sistem digital.
Untuk mengatasi masalah ini, PDAM Tirta Musi tetap menyiapkan solusi yang salah satunya pembayaran tagihan air bersih terhitung Juli 2020 dengan cara mencicil.
Andi menegaskan, pihaknya tidak ingin membuat pelanggan dirugikan atau dibebankan. Apalagi sampai terkesan asal tembak meteran. Sebab, sudah dilakukan digitalisasi penghitungan meteran.
“Kami juga diawasi oleh BPKP, BPK, konsultan akuntan publik bahkan dikroscek ombudsman. Selama pandemi dua bulan lalu kita tidak baca meteran untuk meminimalisir petugas kita terpapar covid. Sebab, satu petugas pembaca meteran itu minimal mengecek 3.000 rumah,” kata Andi, (3/7/2020).