Kemudian, lanjut Genman, sekitar Sabtu dinihari pukul 00.00 WIB, warga menemukan tubuh korban sebagian dalam kondisi sudah terpisah dan penuh luka cabik. Korban pun segera dievakuasi ke desa.
"Sebanyak 14 tim kami bersama TNI/Polri sedang menuju ke sana untuk memeriksa lokasi dan kebenaran jenis binatang yang menyerang korban," kata Genman.
Pada hari yang sama, kata Genman, sebelum pihaknya menerima laporan, timnya telah menyosialisasikan dan memasang satu unit perangkap kotak (box trap) dan empat unit kamera trap di Desa Muara Dua Kecamatan Dempo Laut.
Hal ini dilakukan setelah ada warga yang melihat keberadaan harimau di perkebunan warga. Namun, lanjut dia, penyerangan dilakukan oleh harimau masih harus dipastikan, termasuk lokasi serangan yang berada di kawasan hutan lindung atau di luarnya.
"Kami masih menunggu informasi lanjutan dari pantauan tim di lapangan," tuturnya.
Editor: Nur Ichsan Yuniarto