Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sadis! Anak dan Cucu Bunuh Nenek 87 Tahun di Muara Enim Sumsel
Advertisement . Scroll to see content

Wali Kota Prabumulih Disebut ODP, Begini Penjelasan Satgas Corona Sumsel

Minggu, 05 April 2020 - 15:02:00 WIB
Wali Kota Prabumulih Disebut ODP, Begini Penjelasan Satgas Corona Sumsel
Ilustrasi virus corona atau Covid-19 (Foto: ANTARA)
Advertisement . Scroll to see content

PRABUMULIH, iNews.id -Kota Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel) ditetapkan masuk zona merah virus corona atau Covid-19. Bukan tanpa alasan, lima warga Prabumulih positif corona di mana empat kasus terakhir pasiennya tertular secara lokal.

Atas hal tersebut beredar rumor jika Wali Kota Prabumulih menjadi orang dalam pemantauan (ODP) karena diduga melakukan kontak dengan korban positif Covid-19 yang meninggal dunia di wilayah Prabumulih.

Menanggapi rumor tersebut, Juru bicara Satgas Penanggulangan Covid-19 Sumsel Yusri mengatakan, jika Wali Kota Prabumulih hanya melayat, maka tidak akan masalah.

Menurutnya, pelayat orang yang meninggal akibat positif corona tidak akan ada masalah asalkan mayat telah diurus dan dibungkus sesuai protokol kesehatan. 

“Aman-aman saja, ngelayat tidak apa-apa. Kecuali mayatnya dibuka dan dicium-cium, itu baru masalah. Kan pemakamannya oleh petugas sesuai protokol," kata Yusri.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut