Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kemenag Pastikan Tak Ada Penolakan Aturan Pengeras Suara Azan di Yogyakarta
Advertisement . Scroll to see content

Ulama Senior Sepakat Kurangi Volume Toa saat Azan, Politik Jadi Pertimbangan

Senin, 09 Mei 2022 - 11:28:00 WIB
Ulama Senior Sepakat Kurangi Volume Toa saat Azan, Politik Jadi Pertimbangan
Ulama India memilih mengecilkan volume suara azan karena keluhan kelompok Hindu. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

MUMBAI, iNews.id - Lebih dari 900 masjid di Mumbai, India memilih mengurangi volume pengeras suara saat azan. Para ulama senior memilih mengurang volume desibel pengeras suara, karena suara tanda masuk waktu sholat tersebut telah menjadi masalah politik.  

Duduk di sebuah kantor yang dipenuhi dengan buku-buku yang menghadap ke aula salat raksasa, Mohammed Ashfaq Kazi, khotib utama di masjid terbesar di Mumbai, memeriksa meteran desibel yang terpasang pada pengeras suara sebelum dia mengumandangkan azan.

“Volume azan kami telah menjadi masalah politik, tetapi saya tidak ingin itu berubah menjadi komunal,” kata Kazi, salah satu cendekiawan Islam paling berpengaruh di kota metropolitan yang luas di pantai barat India tersebut. 

Saat dia berbicara, dia menunjuk ke pengeras suara yang terpasang di menara Masjid Juma yang berwarna pasir di kawasan perdagangan lama Mumbai.

Kazi dan tiga ulama senior lainnya dari Maharashtra, di mana Mumbai berada, mengatakan lebih dari 900 masjid di barat negara bagian itu telah setuju untuk mengecilkan volume pengeras suara masjid saat azan dikumandangkan menyusul keluhan dari seorang politisi Hindu setempat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut