Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Video Remaja di Medan Menangis pada Kaki Ibunya usai Ketahuan Mencuri Tanaman Hias
Advertisement . Scroll to see content

Tren Janda Bolong, Harganya Bikin Menteri Pertanian Kaget

Senin, 04 Januari 2021 - 08:59:00 WIB
Tren Janda Bolong, Harganya Bikin Menteri Pertanian Kaget
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

"Ini lagi trend di dunia lagi dicari tanaman hias tropis dan sekarang sangat diminati. Mereka kembangkan dalam waktu beberapa bulan kemudian diminati dan ini hitungannya itu per lembar, per lembar harga satu lembar itu ada yang satu juta, sepuluh juta, ada yang di atas itu dan kalau dia bisa kembangkan lima lembar itu bisa Rp100 juta," kata Syahrul.

Pertanian, lanjut Syahrul, merupakan solusi di setiap tantangan di era globalisasi bahkan di masa pandemi. Selain bisa menambah penghasilan, produk pertanian dari tanaman hias juga bisa membuat imunitas menjadi kuat dengan hobi mengoleksi tanaman hias. 

"Koleksi tanaman hias ini bisa meningkatkan imun karena hobi yang menyenangkan di samping mengkonsumsi makanan yang bergizi dan itu juga dihasilkan dari produk pertanian yang terus didukung bapak Presiden dan menteri lainnya," katanya. 

Di lokasi yang sama, Eksportir Tanaman Hias yang juga Founder Minaqu Home Nature Ade Wardhana Adinata  menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Diharapkan, dengan dukungannya para petani milenial dan pelaku tanaman hias bisa terus semangat. 

"Mudah-mudahan terus memberikan aspirasi dan stimulus untuk kemajuan tanaman hias di Indonesia. Semoga para pelaku tanaman hias khususnya milenial menjadi lebih bersemangat karena ini peluangnya sangat terbuka sekali untuk kita. Tidak hanya di domestik tapi juga di negara luar dimana pertanian khususnya tanaman hias sangat diminati oleh warga negara dunia," ucap Ade.

Editor: Berli Zulkanedi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut