Terungkap! Sopir Truk Tangki Korban Tabrakan Maut Bus ALS Ternyata Kerabat Bupati Muratara
Sementara itu, paman korban Aryanto, Andi, mengatakan keponakannya sempat tinggal di Kota Lubuklinggau sebelum akhirnya menetap di Muratara setelah menikah lagi.
Menurut dia, Aryanto mengawali pekerjaannya sebagai kernet sebelum menjadi sopir truk tangki sejak tahun 2013.
"Mantan istri korban bersama ketiga anaknya juga telah hadir di RS Bhayangkara M Hasan Palembang guna menjalani proses pengambilan sampel DNA demi memastikan identitas korban," ujarnya.
Sebelum kecelakaan terjadi, Aryanto ternyata masih sempat pulang ke rumah dan bertemu keluarganya. Sang istri mengaku tidak memiliki firasat apa pun sebelum kejadian maut tersebut.
Aryanto hanya mampir sebentar ke rumah sekitar pukul 10.00 WIB dan sempat menanyakan kepada anaknya apakah ingin dibelikan nanas.
Saat ini, keluarga korban bus ALS maupun truk tangki PT Serelaya Merangin Dua (SRMD) masih berada di RS Bhayangkara M Hasan Palembang untuk menunggu proses identifikasi jenazah oleh Tim DVI Polda Sumsel.
Editor: Donald Karouw