Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kota Besar Pertama Ukraina Direbut Pasukan Rusia, Warga Diminta Tak Keluar Malam Hari
Advertisement . Scroll to see content

Termasuk Indonesia, 141 Negara Menentang Invasi Rusia ke Ukraina

Kamis, 03 Maret 2022 - 14:18:00 WIB
Termasuk Indonesia, 141 Negara Menentang Invasi Rusia ke Ukraina
Sebanyak 141 negara mendukung resolusi PBB menentang invasi Rusia ke Ukraina. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Bahkan sekutu tradisional Rusia; Serbia, memberikan suara yang menentang invasi Moskow. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan pesan Majelis Umum “keras dan jelas”. “Akhiri permusuhan di Ukraina, sekarang. Diamkan senjata, sekarang,” katanya dalam sebuah pernyataan.

“Seburuk apa pun situasinya bagi orang-orang di Ukraina saat ini, itu mengancam untuk menjadi jauh lebih buruk. Jam yang berdetak adalah bom waktu," ujarnya, seperti dikutip Al Jazeera, Kamis (3/3/2022). 

“Jika PBB memiliki tujuan, itu untuk mencegah perang,” kata Duta Besar AS untuk PBB, Linda Thomas-Greenfield. "Rusia bersiap untuk meningkatkan kebrutalan kampanyenya dan memindahkan persenjataan yang sangat mematikan ke Ukraina, termasuk munisi tandan dan bom vakum," ujarnya.

Duta Besar Ukraina untuk PBB, Sergiy Kyslytsya, menyebut resolusi itu salah satu blok bangunan untuk membangun tembok guna menghentikan serangan Rusia. Dia sebelumnya mendesak negara-negara di dunia untuk mendukung draft resolusi tersebut. “Mereka [Rusia] datang untuk merampas hak Ukraina untuk hidup,” kata Kyslytsya kepada Majelis Umum PBB menjelang pemungutan suara. 

“Sudah jelas bahwa tujuan Rusia bukan hanya pendudukan. Ini adalah genosida.” Tetapi Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia membantah militer Moskow menargetkan warga sipil Ukraina. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut