Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ngeri! Preman di Medan Siram Bensin dan Ancam Bakar Warung gegara Tak Diberi Uang
Advertisement . Scroll to see content

Terjaring Razia Premanisme, Anak Punk di Palembang Menangis saat Ditangkap

Jumat, 02 Oktober 2020 - 09:11:00 WIB
Terjaring Razia Premanisme, Anak Punk di Palembang Menangis saat Ditangkap
Sebanyak 46 preman jalanan berkedok pengamen dan juru parkir diamankan Polda Sumatera Selatan. (Foto iNews/Firdaus).
Advertisement . Scroll to see content

PALEMBANG, iNews.id - Sebanyak 46 preman jalanan berkedok pengamen dan juru parkir diamankan Polda Sumatera Selatan pada Kamis (1/10/2020). Petugas juga menyita lem dan minuman keras jenis tuak dari mereka.

Pantauan iNews di lokasi, salah satu anak punk menangis saat ditangkap petugas. Sekelompok anak punk tersebut sedang mengamen di lampu merah Jalan Soekarno-Hatta, Kota Palembang.

Anak punk bernama Angga mengaku menangis karena pertama kali ditangkap polisi. Setiap harinya Angga mengamen bersama temannya mendapatkan Rp30.000 atau Rp50.000 untuk makan dan minum tuak.

"Nggak pernah ditangkap saya, saya lagi ngamen di pasar. Per hari tergantung bisa Rp30.000 atau Rp50.000 untuk makan dan minum tuak," ucap dia.

Selain di lampu merah, petugas juga merazia preman di Macan Lindungan, Pasar Kuto dan Pasar 16 Ilir Palembang. Operasi digelar untuk memberantas aksi premanisme yang meresahkan masyarakat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut