Sumber Sejarah Kerajaan Sriwijaya, Prasasti hingga Berita Luar Negeri
Prasasti Kota Kapur berisi mengenai kutukan bagi orang-orang yang akan memberontak atau tidak patuh kepada Sriwijaya. Pada bagian akhir prasasti disebutkan, prasasti tersebut ditulis pada tahun Saka 608 hari pertama paruh terang bulan Waisakha (28 Februari 686 Masehi) ketika akan menyerang Jawa yang tidak takluk kepada Sriwijaya.
Prasasti yang ditulis pada 604 Saka (16 Juni 682 Masehi), dijelaskan dalam prasasti tersebut mengenai Dapunta Hyang yang menaiki perahu untuk ‘mengambil siddhayatra’ dan menyebutkan kemenangan Sriwijaya.
Prasasti Talang Tuo menyebutkan, pada 23 Maret 648 M didirikan taman yang dinamakan Sriksetra di bawah pimpinan Sri Baginda Sri Jayanasa. Kemudian disebutkan juga harapan-harapan terhadap tempat tersebut.
Prasasti Telaga Batu ini di dalamnya menyebutkan berbagai macam kutukan apabila melakukan perbuatan jahat serta pujian untuk orang yang melakukan perbuatan baik terhadap Sriwijaya.
Prasasti Karang Berahi ditemukan di Desa Karang Berahi, Merangin, Provinsi Jambi. Prasasti ini berisi mengenai kutukan kepada orang-orang yang tidak setia kepada raja Kerajaan Sriwijaya.