Sopir Truk Kenali Pemalak yang Tempel Pisau di Lehernya Punya Cacat Fisik
PALEMBANG, iNews.id – Komplotan pemalak sadis di sekitar Jembatan Musi II Palembang ditembak dan ditangkap Polda Sumsel. Ketiganya terus menjalani pengembangan untuk mengejar tukang palak lain yang masih berkeliaran.
Ketiganya yakni Okta Kurniawan (25), Zainuri alias Ulik (26) dan Gusti Randa alias Nando (20), warga Nilakandi Kertapati, Palembang. Ketiganya mengaku sudah enam kali memalak truk yang melintas di Jalintim. Modusnya truk diikuti dan dihentikan ketika berada di tempat sepi. Sopir diancam dengan sajam dan barang berharga dirampas.
Mendengar tiga pemalak ditangkap, Hasbi (23) sopir yang terakhir menjadi korban terakhir ketiga pelaku mendatangi Polda Sumsel. Ketika dipertemukan dengan ketiga pelaku yang dua di antaranya duduk di kursi roda karena ditembak, Hasbi langsung dapat mengenali salah satunya.
“Saya kenal satu pak yang tempat mengancam pakai pisau ditempel di leher. Saya kenal dari cacat fisik (di tangan),” ujar Hasbi mengarah ke Okta Kurniawan (25) yang memang memiliki cacat fisik sejak lahir namun paling ganas.
Okta juga disebut sebagai otak atau pemimpin yang bertugas naik ke mobil dan mengancam sopir. Sementara dua pelaku lain berperan sebagai joki dan membawa sepeda motor.